Jumat, 07 Desember 2012

APAKAH KAMU ELF? PLEASE READ THIS! =D


Saya tidak akan tersinggung jika kalian bilang kata – kata saya kadang bisa menjadi cukup tajam dan frontal. Namun saya akan merasa tersinggung jika ada diantara kalian yang membashing idola – idola tepat didepan saya.
Kenapa saya membela mereka?
Karena saya sadar kalau saya tidak bisa melebihi idola itu. Dan seharusnya kalian yang suka membashing sadar akan hal itu juga. Jika kalian masih tidak mengerti, saya harap beberapa dari kalian yang belum mengerti itu segera merenungkan diri. Kebanyakan (mungkin) masalah ini muncul karena sering terjadinya sikap saling membandingkan.
Sekarang saya tantang kalian, coba bandingkan diri kalian sendiri dengan idola yang kalian bashing itu? Apa yang kalian dapatkan dari sana?
Lagi – lagi saya dikejutkan oleh masalah – masalah yang muncul ditengah – tengah fandom terbesar nomor 3 dunia ini. Sebenarnya saya awalnya tidak begitu mengetahui tentang masalah ini. Namun saya sedikit tercengang ketika ada seseorang bertanya pada saya.
“Apa yang sebenarnya terjadi? Banyak ELF keluar dari fandomnya sendiri!”
Mungkin penjelasan saya yang berikutnya akan kalian rendahkan. Kenapa?
Beberapa dari kalian akan bilang bahwa saya selalu menjatuhkan ELF dan semacamnya. Mungkin kalian akan balik bertanya, apa saya seorang ELF?
Jika seseorang bilang ELF itu mendukung Super Junior, saya sudah melakukannnya selama hampir lima tahun ini. Saya mendukung semua keputusan yang mereka ambil. Baik dari group ataupun individual. Saya mendukung Hangeng keluar dan Kibum hiatus, mungkin memang itu yang terbaik untuk mereka. Meski rasanya sangat berat.
Jika seseorang bilang ELF itu harus punya sesuatu yang berbau Super Junior, saya sudah melakukannya. Bahkan dirumah, saya memiliki banyak hal tentang Super Junior. Padahal saya juga seorang Cassiopeia.
Jika seseorang bilang ELF itu harus sabar, saya sudah melakukannya selama setahun belakangan ini. Saya juga sudah bersabar mendengar banyak fandom lain mempertanyakan sikap ELF yang belakangan ini mulai anarkis dan terkesan terobsesi. Bukan fans lagi.
Jika seseorang bilang ELF itu harus menonton Super Junior, akan saya lakukan! Itulah salah satu alasan saya memilih menunda kuliah saya demi sebuah pekerjaan.
Jika seseorang bilang ELF itu harus bisa menangis karena Super Junior, saya sudah melakukannya. Saya menangis karena A Walk To Remember meskipun saya sudah tahu jalan ceritanya. Saya menangis saat saya gagal bertemu dengan Super Junior. Saya memangis kalau mengingat mereka akan hiatus.
Jika seseorang bilang ELF itu harus pernah menjadi stalker Super Junior, saya sudah melakukannya sampai saya lupa kalau seharian itu saya sama sekali belum makan. Sedangkan saya sendiri memiliki penyakit maag akut.
Kalian bisa menilai saya menurut cara pandang kalian masing – masing.
ELF selalu jelek dimata saya? Lalu siapa saya kalau begitu?
Ada banyak kasus diluar sana. Akan saya jelaskan terlebih dahulu. Saya tidak ingin kalian belajar menilai dari satu sisi. Cobalah untuk menilai dari berbagai sisi berbeda dan dari sudut pandang yang meyakinkan.
Semua fandom pernah melakukan kesalahan. Misalnya saja :
Seorang Cassiopeia pernah mengungkapkan kata – kata kasar pada Heechul karena Heechul mengupdate sesuatu yang Cassie kira ditunjukkan untuk JYJ. Saya agak lupa kalimatnya namun intinya Heechul bilang, “Mana mungkin orang miskin tapi bisa membeli rumah? Omong kosong soal kontrak budak!” Sedangkan saat itu tepat sekali kalau JYJ mempermasalahkan masalah ini. Otomatis Cassie yang sedang tidak stabil itu langsung menganggap klo Heenim menunjukkannya untuk JYJ. Namun apa yang terjadi? Beberapa ELF Petals langsung memaki – maki Cassie tersebut dengan kata – kata yang kasar. Bukannya memberi sebuah penjelasan. Hingga akhirnya Heechul sendiri yang mejelaskan kalau dia menulis hal itu murni untuk dirinya dan ELF. Cassie itu akhirnya meminta maaf.
Beberapa Shawol yang entah kenapa sering sekali meremehkan idola – idola baru. Bahkan beberapa dari mereka ada yang memicu sebuah fanwar dengan fandom KISSme. Lalu soal SMAP kemarin misalnya, beberapa Shawol terang – terangan merendahkan SMAP. Sedangkan SMAP itu adalah boyband legendaries di Jepang. Namun mereka berkata seolah SMAP itu tidak ada apa – apanya dibanding SHINee. Karena hal semacam ini sering terjadi, saya pun keluar dari Shawol. Namun saya masih menyukai SHINee. Jika mereka membuat fandom baru, mungkin saya akan masuk kedalam fandom baru SHINee itu.
Banyak SONE yang tidak suka terhadap ELF. Sering sekali SONE merasa jengah dan kesal jika Super Junior sudah berkolaborasi dengan Girls Generation. Alasannya ternyata sungguh sederhana namun cukup menyakitkan hati SONE itu sendiri : “ELF terlalu sering membashing SNSD jika SNSD dipasangkan dengan Super Junior”
Mungkin beberapa dari kalian ada yang ingat soal fanwar yang sudah lalu?
Dimana ada seorang ELF memaki – maki SNSD karena saat itu Tiffany dan Jessica dinilai kurang sopan terhadap sunbaenya. Tapi apa yang antis itu lakukan ketika ia menunggu didepan gedung SMEnt dan bertemu dengan Tiffany yang malah membantunya dan menyapanya dengan ramah? Ia menyesal telah menghinanya. Saat itu juga dia menjadi seorang SONELF. Seperti yang kita ketahui Tiffany ini adalah member yang belum begitu mengenal Korea pada saat itu. Dia hanya masih butuh belajar saat itu. Saya juga shock ketika ada antis SNSD yang belakangan saya ketahui kalau ia seorang ELFishy (aihh~ Donghae ku~!) yang bilang klo SM Ent sama sekali tidak memilih member SNSD dengan baik dan benar. Kenyataannya?
SNSD itu masa traineenya lamanya hampir sama dengan member Super Junior. Bahkan mereka sampai beberapa kali mengadakan bongkar pasang personil.
Baru tahun ini saya menjumpai banyak ELF yang dengan sangat mudahnya melakukan bashing, judge dan terbawa emosi. Padahal saya sudah hampir 5 tahun menjadi seorang ELF.
Sekarang saya akan masuk kedalam pembahasan masalah terbaru mengenai SBS Gayoo Daejun pre-recording kemarin.
SM Entertainment dipersalahkan karena keteledorannya yang sama sekali tidak memberitahukan ELF soal masalah ini. Seperti yang kita tahu, SME itu agensi besar. Ada banyak trainee dan idol besar yang bernaung dibawahnya. Apakah mereka harus terus – terusan fokus pada DBSK, Super Junior, SNSD, SHINee dan F(x)?
Sedangkan kita tahu kalau ke lima – limanya sudah menjelma menjadi artis idola Korea papan atas yang memiliki jutaan bahkan mungkin ratusan juta fans diluar sana. Mereka juga memiliki banyak basis resmi yang diciptakan oleh fandom masing – masing.
Bisa dikatakan saat ini kelimanya tidak perlu promosi besar – besaran lagi. Mengingat apapun yang mereka lakukan dengan cepat media akan menyorotnya.
Apakah mereka tidak punya jadwal disitus resmi mereka?
Apakah kita, sebagai anggota fandom tidak bisa memperkirakan kalau mereka akan tampil dan akan melakukan kegiatan – kegiatan untuk acara besar semacam ini?
Tentu saja mereka punya jadwal yang bisa kita lihat kapan saja kita mau. Apa mungkin dijadwal itu tidak ada jadwal untuk Pre-recording SBS?
Apa kita tidak bisa memperkirakannya? Kalau memang kita selalu setia dan semacamnya pasti punya perkiraan donk. Buktinya 22 ELF yang nonton di pre-recording itu bisa nonton tanpa ada masalah kan?
Karena hal ini muncul (yang katanya) fakta – fakta EXO.
EXO mengatakan kalau DBSK, Super Junior dan SHINee adalah kelinci percobaan untuk debut EXO.
EXO pernah mendapat tiket VIP saat konser TVXQ, tapi mereka malah sibuk main PSP.
EXO mengatakan kalau member Super Junior itu sangat menyebalkan.
Salah satu member EXO bilang kalau dia tidak percaya kekuatan Cassiopeia dan ELF.
Kejanggalannya?
Untuk yang nomor 1 :: Kelinci percobaan untuk debut kami (EXO). Apa mereka berani bicara seperti itu didepan umum. Sedangkan mereka tau kalau hal ini bisa menyebabkan munculnya antis sebelum debut. Sedangkan mereka tahu kalau Cassiopeia dan ELF itu bukan fandom yang bisa dipandang sebelah mata.
Untuk yang nomor 2 :: Siapa yang menyebarkan soal ini? Apa dia pernah melihat dan mengenali kalau yang main PSP itu kelak akan menjadi member EXO? Kalau member EXO yang bilang, apa mungkin junior macam mereka itu tidak ingin berguru dari seniornya? SHINee aja nonton DBSK masih sering ikutan dance + nyanyi kadang meratiin dengan serius, apalagi EXO?
Super Junior aja banyak yang ternyata seorang Cassiopeia begitu juga sebaliknya, apalagi EXO?
Untuk yang nomor 3 :: Menyebalkan? Lalu, apa salah satu dari kita pernah mendengarkan member EXO bilang hal itu?
Mungkin cara pandang mereka tentang menyebalkan itu berbeda dengan cara pandang kita. Guys~ Super Junior itu sekarang udah sering melatih hoobaenya. Eunhyuk dan Yunho itu salah satu guru dance di SM Ent. Bisa jadi maksud mereka menyebalkan ini adalah masa – masa dimana para member SJ (yang sedang melatih mereka) memaksa mereka berlatih untuk debut mereka. Sedangkan mereka merasa tertekan karena tiba – tiba saja munculnya antis. Belum lagi beban yang harus mereka tanggung dengan fakta bahwa mereka adalah hoobae dari sunbae – sunbae mereka yang luar biasa itu yang otomatis menuntut mereka secara tidak langsung untuk mampu mensejajarkan diri dengan TVXQ, Super Junior dan SHINee agar tidak mengecewakan agensi, sunbae, orangtua dan orang – orang yang telah percaya pada mereka.
Untuk yang nomor 4 :: Tidak percaya kekuatan fandom? Bagaimana bisa? Mereka itu bukan orang bodoh dan bukan orang buta. Mereka pasti tau dimana ratusan juta Cassiopeia mengadakan demo saat SM Ent memutuskan untuk mengeluarkan JYJ tanpa jalan damai. Ada Cassie yang sampai menjahit mulut mereka dan menolak untuk makan. Bahkan Cassie masih membela JYJ yang mengajukan gugatan sampai ke pengadilan internasional dengan membuat petisi internasional. Mereka juga pasti tau saat Zhoumi dan Henry ditambahkan dalam sub group, ELF langsung berdemo dan mengadakan boikot sampai – sampai ELF membeli saham SM Entertainment. Mereka bukan anak kecil lagi kan?
Mungkin kalian akan bilang, saya bisa saja bicara seperti ini karena saya belum melihat video dan artikelnya langsung. Adakah diantara kalian yang berbaik hati mau berbagi dengan saya?
Karena saya tidak bisa menemukan sumbernya sampai saat ini.
Masalah update twitter member Super Junior kemarin yang tiba – tiba muncul kata – kata kasar yang (mungkin) belum pernah kita liat keluar dari member Super Junior.
Guys! Super Junior juga manusia dan punya emosi.
Tahu kan akibatnya?
Banyak ELF yang keluar dari ELF karena jengah dengan beberapa ELF itu dan kalimat yang tidak terduga terlontar dari member Super Junior sendiri.
Saya tidak menyalahkan Super Junior, ada kalanya mereka merasakan emosi yang meluap – luap. Semua itu tidak jauh karena Super Junior sangat mencintai dan menghargai ELFnya. Sampai mereka rela menghabiskan waktu mereka untuk ELF.
Saya juga tidak akan menyalahkan ELF yang keluar. Mungkin mereka merasa sangat kecewa dan lelah terhadap semua masalah yang selalu datang.
Ingat kan kalau dulu beberapa ELF pernah membashing SNSD soal attitude dan bahasa juga sikap Tiffany dan Jessica?
Semalam saya menjumpai hal yang berbanding terbalik dari kejadian itu.
SONE berbalik menghantam ELF dengan mengcopas kata – kata salah satu member Super Junior yang mengandung kalimat “Damn it”. Mereka bilang…
“Coba lihat baik – baik! ELF, siapa dulu yang kalian hina soal attitude dan semacamnya? Kalian lihat sendirikan bagaimana idola kalian mengucapkan sebuah kata kasar tanpa sensor yang seharusnya tidak diucapkan dan tidak pantas dituliskan di media social sekesal apapun mereka. Karena ELF adalah fandom yang mudah sekali termakan api dan menjudge sana – sini. Saya sampai kasihan dengan Super Juniornya”
Makanya, jangan pernah bermain – main dengan kata – kata kasar. Suatu saat mungkin bisa berbanding terbalik dari yang terdahulu.
Ada dua tanggapan ELF, ada yang membela Super Junior tentunya namun ada juga yang entah mungkin tidak bisa membalas, sebagai imbasnya mereka malah menyalahkan EXO.
Setelah kasus pre – recording lewat, dihari yang sama. Saya menjumpai beberapa ELF mulai membashing SNSD karena saat itu ada Super Generation. Dimana member SNSD berpartner dance dengan member Super Junior (Donghae-Taeyeon, Yesung-Jessica, Eunhyuk-Yuri dll).
Saya sampai – sampai menjumpai status SONE yang marah – marah pada ELF dan meminta agar SM Entertainment untuk tidak membuat duet semacam ini.
Beberapa ELF itu, sadarilah ucapan kalian itu amat sangat menyakitkan bagi SONE. Saya sampai membaca kalau karena duet semalam ada yang menyumpahi agar SNSD bubar dan semacamnya.
Seharusnya kita, sebagai ELF lebih tahu bagaimana rasanya perpecahan group itu.
Dan bagi beberapa ELF yang pernah kedapatan membashing Cassiopeia, seharusnya ELF juga tahu bagaimana rasanya ketika mencintai sesuatu yang retak.
Jadi tolong! Jaga kata – kata kalian. Saya tidak ingin karena masalah ini malah merusak nama baik ELF yang sama sekali tidak ikut campur menjadi antis. Tolong pikirkan nama baik bersama, bukan sekedar ego obsesi kalian yang besar.
C’mon guys~
Apa salahnya mereka duet? Mereka satu agensi dengan member yang sama – sama Sembilan member saat ini. Mereka juga sudah bersama sejak zaman trainee.
Saya punya seseorang teman yang mengaku dirinya ELF. Saat itu kami sedang iseng ngobrol – ngobrol. Saya sangat terkejut saat dia mengungkapkan opininya tentang SNSD.
“SNSD sebenernya bagus. Kalau gag ada Jessica yang sok kecantikan dan gag ada Sunny yang sok keimutan dengan suara mereka yang pas – pasan”
Dia mengatakannya didepan saya yang dia tahu kalau saya seorang Cassiopeia, ELF, SONE dan KISSme. Jujur saja bias saya di masing – masing group itu adalah Jaejoong, Donghae, Ryeowook, Jessica, Xander dan AJ. Dan dia mengetahui hal itu dengan sangat baik.
Saya pernah bertanya kepada mereka yang antis dan sangat suka menjudge.
Tidak~
Tidak hanya orang dari fandom dalam negeri, saya juga bertanya pada fandom dari luar negeri. Saya akan memberikan sedikit gambaran.
Q : Kenapa sih Shawol suka sekali membanding – bandingkan?
A : Karena kami memang menilainya seperti itu. Dan kami sangat mengenal SHINee disbanding yang lain.
Note : Kesimpulan saya, Shawol model begini adalah tipe Shawol yang tertutup dan tidak mau membuka matanya untuk idola lain. Tidak jarang ada Shawol yang menyayangkan sikap Shawol yang seperti ini.
Q : Kenapa sih SONE sebel banget kalau SuGen udah perfom?
A : Habis mau gimana lagi? Setiap SNSD perform sama Super Junior pasti deh SNSD di bashing abis – abisan. Padahal klo sama 2PM atau sama TVXQ, fandomnya setuju – setuju aja. Mungkin ada yang bashing, tapi gag begitu keliatan dan bahasanya gag kasar.
Note : Seperti yang saya bilang tadi. Jaga setiap ucapan beberapa dari kalian yang antis dimedia umum. Media umum bukanlah tempat yang cocok untuk melakukan bashing.
Q : Kenapa ELF sampai demo didepan gedung SM Ent soal kasus produksi album?
A : Abis The Boys aja masih dijual dipasaran, kok Mr. Simple tidak?
Note : Kalau tidak salah, Mr. Simple itu ada muncul di bulan Agustus. Sedangkan The Boys dibulan November atau Desember kemarin ini kan? Mungkin wajar jika hal semacam ini terjadi. Bisa saja produksi memang hanya 4 bulan.
Q : Kenapa Cassiopeia pernah melakukan kecurangan pada vote?
A : Soalnya setelah diselidiki, info soal voters Cassie yang selalu pindah ke Super Junior itu benar. Karena kami sudah mengorganisir sedemikian rupa soal masalah vote. Dan kami dengar memang ada aplikasinya.
Note : Ini hanya ajang vote, namun selalu sukses menuai kecurangan dan fanwar. Bukankah kita ini fans yang baik? Bukan obsesi sebelah mata?
Q : ELF tahun ini kenapa selalu bertindak aneh?
A : Karena banyak berita buruk dan tidak mengenakan.
Q : Dari mana sumber informasi itu?
A : Kami juga tidak begitu mengetahuinya dengan pasti.
Note : Seharusnya dilacak dulu kebenarannya ya kan? Baru kita bisa menentukan sikap untuk kedepannya.
Q : Kenapa Japan Lovers paling sering mengganggu ELF?
A : ELF sangat mudah terbawa emosi. Kami sudah mencoba dengan fandom Korea lain. Kebanyakan dari mereka menanggapinya dengan santai lengkap tata bahasa yang cukup berat dan berisi. Sedangkan sejak kasus plagiat, ELF bahasanya semakin kacau balau.
Note : Kalian lihat? Antis saja memperhatikan gerak – gerik kita bukan? Maka sekali lagi, semua bersumber dari kata – kata.
Dan saya juga menjumpai sebuah fan page di FB yang adminnya langsung bersumpah serapah kepada orang yang telah menyebarkan hoax meninggalnya Heechul. Saya amat sangat menyayangkan hal semacam ini. Bagaimana bisa dia mengucapkan kata – kata kasar bahkan sampai bersumpah serapah dipagenya sendiri?
#untuk kenyamanan bersama, nama pagenya tidak akan saya sebutkan. Dan bagi yang merasa mengenal page itu, tolong jangan dibahas disini. Saya hanya ingin memberikannya sebagai contoh.
Please guys~
Idola juga manusia. Mereka bisa melakukan kesalahan. Tugas kita sebagai fans cukup mensupport mereka dan membimbing jika mereka sudah melakukan kesalahan.
Dan buat beberapa ELF yang seperti itu (suka membashing tanpa bukti yang otentik), tolong ya dirubah sikapnya. Karena hal semacam ini bukan nama ELF INA lagi yang jelek, bisa – bisa semua ELF. Dan dampaknya adalah kita bisa direndahkan dengan fandom lain.
Jangan suka membashing karena suatu saat mungkin kita yang balik dibashing, seperti masalah attitude tadi misalnya. Yang ingin tahu darimana Question & Answer tadi, itu kebanyakan saya lakukan dalam wawancara langsung baik lisan atau SMS. Beberapa dari mereka adalah orang luar yang saya tanya lewat Skype.
Namun mungkin kalian bisa mencarinya di forum diskusi international yang lain. Silahkan gunakan Mr. Google dengan baik.
All..
Ingat! Suatu saat kejayaan dan ketenaran itu ada masa pasang surutnya. OK kalau sekarang kita menyukai TVXQ, Super Junior, SNSD dst. Kelak itu bisa jadi hanya menjadi sebuah kenangan indah dimasing – masing orang. Gak usah jauh – jauh, dulu H.O.T tenarnya minta ampun kan? Sekarang mungkin cuma fandomnya aja yang masih mengenang masa – masa kejayaan mereka dulu.
Suatu saat pun ELF bersama fandom lainnya juga akan mengalami hal yang sama. Jadi tolonglah… Disituasi seperti ini, coba kalian berdiri sebagai seorang antis Korea? Apa yang kalian dapatkan?
Kepuasan dan sebuah bukti besar kalau all fandom Korea itu bukan lagi sebuah kumpulan fans, tapi kumpulan obsesi dan ego yang tinggi. Hingga tega saling membashing fandom lain, menyalahkan sana – sini tanpa bukti yang pasti.
Kita cuma fans!
Kita bukan Tuhan yang tahu segalanya.
Kita bukan agensi (dalam hal ini SM Entertainment) yang mengatur semuanya.
Kita bukan member group yang menjalaninya langsung.
Tidak akan ada TVXQ, Super Junior, SNSD, SHINee dan F(x) jika SM Entertainment tidak pernah ada. Tidak akan ada SM Entertainment tanpa CEO. CEO dan SM Entertainment tidak akan bisa berdiri sampai sekarang tanpa idola – idola dan fandomnya. Tidak akan pernah ada fandom jika agensi tidak mengeluarkan artis.
Semua saling ketergantungan. Tolong jangan main menyalahkan sana – sini. Jika memang semua bermula dari CEOnya. Buatlah sebuah petisi lalu sampaikan dengan cara yang lebih cerdas kepihak yang tekait.
Bisa aja dibalik itu semua ada sebuah strategi market yang sedang dijalani SME. Bisa juga member Super Junior dan ELF hanya salah paham. Dan kenapa sampai membawa SNSD segala? Masalah duet? Masalah ELF yang hanya 22 orang dan SONE yang mungkin membludak?
Semua punya makna dibalik peristiwa. Jadi tolong saya ingatkan. Jangan membashing dengan kata – kata kasar kalau kita memang tidak ingin ada orang lain bicara kasar tentang idol maupun fandom kita. Dan saya sudah mengingatkan hal ini lebih dari satu kali. Jika kalian memang tidak suka, tolong berikan sebuah kritik bukan sebuah kata – kata kasar.
Mungkin beberapa dari kalian ada yang sudah membaca ELF yang terlibat langsung saat menunggu Super Junior di SBS. Kalian bisa membaca bagaimana ELF disuruh menyerahkan lightstick biru mereka dan diganti dengan warna putih. Dimana hanya diizinkan tiga warna yang masuk yaitu putih, kuning dan saya lupa apa. Saya tau mereka pasti sangat sedih dan kecewa dan yang pasti mempersalahkan pihak SME terutama CEOnya.
Mereka berhak untuk itu!
Namun mereka sama sekali tidak mengucapkan bashingan dan semacamnya. Ada seseorang bilang pada saya “Teman ku terlibat dalam masalah ELF di SBS kemarin. Kami tidak akan goyah, bagaimanapun mereka memperlakukan kami”
Aku bertanya “Apakah kalian membashing SME karena hal itu?”
Jawabannya sangat cantik dan indah di mata saya.
“Tentu saja tidak! Kami tahu mereka mungkin bersalah. Tapi bashing bukanlah tindakan yang tepat untuk menunjukkan kekecewaan. Bashing hanya akan memperjelek nama fandom kita bukan? Bukankah kau pernah mengalaminya sendiri?”
Saya mendapati diri saya tersenyum didepan skype. Sambil mengangguk. Meski saya tahu saat itu kami tidak bicara memakai webcam.
“Ya. Kau benar. Aku pernah mengalaminya dihari dimana seharusnya aku berbahagia karena kelulusan ku. Kau tahu? Dua minggu aku dan teman – teman ku merencanakannya. Satu minggu kami terus – terusan memastika. Tiga malam kami memikirkan. Dan satu hari sebelum hari itu kami nyaris tidak bisa tidur karena bahagia. Kami tidak sarapan, semua makanan lewat begitu saja sedangkan tiga orang diantara kami biasanya sangat suka sekali makan. Kami hanya minum sedikit hari itu. Kami sudah tersenyum membayangkan hal yang idah. Kenyataannya? Mimpi kami hancur dalam satu malam. Beberapa dari kami nyaris menjadi antis Super Junior. Namun kami masih bisa berfikir dengan baik. Beberapa mulai membashing, tapi kami hanya tersenyum. Semua itu melelahkan. Aku tahu itu”
Akhirnya dia hanya tertawa sambil bilang “Aku menangis karena senang menemukan seorang ELF seperti mu. Aku sendiri jengah saat ini banyak sekali ELF yang dengan mudahnya membashing sesuatu”
Saya tahu kalian bisa menilai masing – masing. Saya tidak melarang kalian tidak menyukai ataupun membenci. Yang saya sayangkan hanyalah sebuah kata – kata kasar yang dengan mudahnya diumbar – umbar. Bahkan hari ini (30 Desember) saya menjumpai beberapa ELF yang mengatakan hal kasar/kotor tentang SNSD, CEO dan SME.
Mencobalan untuk mengkritik, bukan membashing.
Buat ELF yang lainnya, tolong jangan sampai terpengaruh atas isu – isu yang belum pasti kebenarannya. Sebaiknya kita bekerjasama untuk membuka jalan pikir mereka. Dan mungkin beberapa ada yang malah menyalahkan ELF baru. Jujur awalnya saya juga begitu, mengingat dulu tidak pernah ada masalah sampai seserius ini.
Namun kali ini saya berubah fikiran, ELF yang begitu bukan ELF baru saja. Mungkin ada beberapa dari ELF lama. Dengan kata lain, ELF yang melakukan pembashingan mungkin adalah ELF yang masih tertutup. Jadi saya harap ELF harus membina komunikasi yang baik satu sama lain agar bisa mendiskusikan masalah – masalah terkait sebelum menyebar. Sebenarnya saya juga ingin mengatakan hal ini untuk ELF diluar sana (khususnya Korea yang selalu cepat bertindak).
“I’ll tell you something, Im Japan and Korean Lovers. Im a JUMPers, Cassiopeia, ELF, SONE, KISSme and Super Generation Shipper. Don’t like me? Please remove or block me”
saya setuju dengan pendapat chingu diatas untuk tidak membashing fandom lain apalagi tanpa alasan yang kuat..tapi apakah dia pantas disebut elf sedangkan fandom yang dia miliki begitu banyak??
semua tergantung dari dirinya..^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar